Rumor
Rumor 21 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Selasa, 21 September 2010 01:22

Para bandar akan mengerek harga saham PT Ciputra Property Tbk (CTRP) ke level Rp500 dalam waktu dekat.

Hal ini terkait dengan rencana perseroan yang akan melakuan pembelian saham kembali atau buyback oleh induk perusahaan, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) pada harga buku.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (20/9) harga saham CTRP ditutup turun Rp10 ke Rp330.

 

PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) diisukan bakal terkerek menuju level Rp200-250 dalam waktu dekat ini.

Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan perseroan akan membentuk perusahaan patungan atau joint venture di bidang properti perhotelan. Perseroan akan menjalin kerja sama dengan pemilik hotel terbesar di Asia. Kabarnya lagi, konsorsium asing maupun lokal tengah memburu saham BKDP.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (20/9) harga saham BKDP ditutup naik Rp4 ke Rp109.

 
Rumor 20 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Senin, 20 September 2010 00:50

PT Gozco Plantation Tbk (GZCO) diisukan telah bernegosiasi dengan Prajogo Pangestu untuk membeli 8% saham perseroan yang dimiliki pengusaha nasional tersebut saat IPO beberapa waktu lalu.

Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan kesepakatan tersebutitu akan berjalan sesuai dengan rencana perseroan membeli saham kembali atau buybakc dari harga pasar Rp450.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa saham akhir pekan lalu (17/9), harga saham GZCO ditutup naik Rp20 ke Rp375

 

Harga saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan dikerek bandar dalam waktu dekat ke level Rp250 per saham.

Hal ini seiring denganrumor di kalangan pelaku pasar soal rencana kerja saham BUMN dari Tiongkok dengan Pryridam pasca merger PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Selain itu, gosip bakal masuknya investor asing bakal memicu penguatan harga saham.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa saham akhir pekan (17/9), harga saham PYFA ditutup naik Rp3 ke Rp112.

 
Rumor 17 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Jumat, 17 September 2010 01:03

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dikabarkan bakal melepas 4,2% saham akhir pekan ini kepada investor strategis.

Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan, perseroan menawarkan harga saham (placement ) di level Rp400-425. Broker asing dirumorkan menjadi fasilitator (book runner ) placement tersebut. Institusi asing dan lokal disebut-sebut bakal menyerap saham yang bakal dilepas perseroan.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa saham kemarin (16/9) harga saham CTRA ditutup naik Rp15 ke Rp365.

 

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dikabarkan akan menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mendanai akuisisi 6 anak usaha Grup Domba Mas.

Kabar ini sudah terdengar di beberapa kalangan bandar yang siap mengkerek saham UNSP hingga ke level Rp350 per saham dalam waktu dekat. Bahkan, PNM dikabarkan menginginkan kepemilikan 10% di Grup Domba Mas.

 
Rumor 16 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Kamis, 16 September 2010 01:09

Harga saham PT Alasha Wira International Tbk (ADES) berpotensi untuk terdongkrak ke level Rp1.000 dalam waktu dekat.

Potensi kenaikan harga saham ADES ini terkait kabar adanya rencana Perseroan untuk melakukan private placement.

Pada perdagangan kemarin, harga saham ADES ditutup melemah 30 poin ke level Rp790.

 

Rencana akuisisi Glencore International AG terhadap saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) berpotensi mengangkat saham DOID dalam waktu dekat.

Dikabarkan trader batubara terkenal ini juga menginginkan jabatan Preskom yang ditinggalkan Erry Firmansyah yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu. Glencore sudah memiliki 4,8% saham di DOID.

Pada perdagangan kemarin, saham DOID ditutup flat di harga Rp790.

 
Rumor 07 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Selasa, 07 September 2010 01:11

Harga saham PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) kabarnya bakal mencapai level Rp400-500 dalam waktu dekat.

Hal ini terkait dengan rumor di kalangan pelaku pasar yang menyebutkan pemegang saham mayoritas perseroan, yaitu Maybank Offshore Corporate Services Sdn Berhad, berniat menguasai saham BNII. Kinerja keuangan perseroan yang menjanjikan bakal memberikan kontribusi bagi Maybank di kemudian hari.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan saham kemarin (6/9) harga saham BNII ditutup naik Rp10 ke Rp305.

 

Para bandar kabarnya bakal mengerek harga saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD) dalam waktu dekat ke level Rp500.

Hal ini seiring dengan rumor di kalangan pelaku pasar modal yang menyebutkan RBC Dexia Investor Service Trust Hong Kong berniat mengakuisisi 20% saham perseroan dari pemilik mayoritas. RBC kabarnya bakal membeli saham EKAD lewat private placement pada dua kali harga buku.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (6/9), harga saham EKAD ditutup naik Rp15 ke Rp230.

 
Rumor 06 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Senin, 06 September 2010 01:16

Rencana private placement yang akan dilakukan PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menibulkan minat investor untuk mengakumulasi saham tersebut.

Khabarnya sejumah bandar akan menggiring saham MDLN ini hingga ke harga Rp300-400 per saham. Kenaikan saham ini juga dipicu salah satu investor asal Eropa yang ingin menjalin kerjasama dengan Perseroan. Perseroan sebelumnya juga telah melakukan kerjasama dengan investor asal Tiongkok.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, saham MDLN ini ditutup di flat di harga Rp220 per saham.

 

Saham PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) berpeluang menuju harga Rp200-300 per saham.

Khabar di pasar menyebutkan salah satu pemegang saham berencana untuk menambah kepemilikannya di Perseroan. Ini terkait rencana Perseroan yang mau melakukan ekspansi dengan mengincar salah satu ladang migas yang dikuasai salah satu kontraktor kerjasama (KKKS) di Kalimantan.

Sejumlah investor yang mendengar berita tersebut dikhabarkan tengah bersiap untuk mengakumulasi saham BIPI. Pada perdagangan akhir pekan lalu, saham BIPI ditutup menguat 3 poin ke Rp105 per saham.

 
Rumor 03 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Jumat, 03 September 2010 01:14

Grup Para dikabarkan bakal menambah kembali stasiun televisi di Tanah Air. Setelah memiliki dua statiun TV, yaitu Trans TV dan Trans 7.

Pemilik Grup Para, Chairul Tanjung tengah mengincar sejumlah kepemilikan saham di sejumlah stasiun TV, salah satunya PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM). Rumor di pasar menyebutkan petinggi Grup Para sudah bertemu di Singapura guna mendiskusikan akuisisi tersebut.

Sementara itu pada penutupan perdagangan bursa kemarin (2/9) harga saham IDKM ditutup naik Rp35 ke Rp385.

 

Saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) akan menjadi buruan bandar disebabkan perseroan siap merampungkan akuisisi delapan kuasa pertambangan batubara.

Kuasa pertambangan ini terdapat di Kalimantan dengan jaminan saham perseroan, selain dari saham bonus dan rights issue. Harga saham BHIT diprediksi bisa menembus level Rp125-150 dalam waktu dekat.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (2/9) harga saham BHIT ditutup koreksi Rp1 ke RP103.

 
Rumor 02 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Kamis, 02 September 2010 02:04

Sejumlah bandar dikabarkan tengah bersiap mengkerek saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) ke harga R400.

Hal ini terkait berita akan masuknya PT Bridgestone Indonesia ke Perseroan karena melihat kapasitas dan kemampuan produksi yang cukup bagus. Belum lagi adanya permintaan bank dunia yang tengah mengalami kenaikan.

Harga penawaran saham dikabarkan berkisar di Rp500 per saham. Pada perdagangan kemarin saham MASA ditutup menguat 20 poin ke harga Rp280 per saham.

 

Anjloknya laba bersih PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dikabarkan membuat sejumlah manajer investasi asing memindahkan sahamnya ke PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Aksi ini menyebabkan melorotnya saham ADRO pada perdagangan kemarin sebesar 1,58% atau 30 poin ke harga Rp1.870. Volume perdagangan ADRO kemarin mencapai 186,64 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp348,29 miliar.

Sementara saham BUMI kemarin mencatatkan kenaikan sebesar 2,41% atau 40 poin ke harga Rp1.700. Volume perdagangan mencapai 144,81 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp246,89 miliar.

Saham BUMI dianggap lebih prospektif ke depan. Apalagi Perseroan tengah gencar-gencarnya untuk melakukan road show ke berbagai negara di luar negeri.

 
Rumor 01 Sept 2010 PDF Cetak E-mail
Rabu, 01 September 2010 02:01

Para bandar bakal mengerek saham PT Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) menuju level Rp500 dalam waktu dekat.

Hal ini terkait dengan kabar perseroan segera membayar sekitar US$150 juta untuk pembelian Domba Mas. Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan, closing date akan dilakuan akhir pekan ini. Untuk membayar saham Domba Mas, perseroan mendapatkan suntikan dana dari Guthrie Benhard Malaysia dan pinjaman surat utang sebesar US$100 juta.

Pada penutupan perdagangan bursa kemarin (31/8) harga saham UNSP ditutup terkoreksi Rp10 ke Rp275.

 

Saham PT Trias Sentosa Tbk (TRST) dikabarkan tengah dilirik perusahan kemasan yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur selain diminati Grup Djarum.

Perusahaan tersebut ingin mengakuisisi perseroan dengan cara mengambil alih kepemilikan mayoritas saham TRST milik PT Kopanca Lingabuana. Pemodal dari Kota Pahlawan itu menawarkan harga premium Rp250-300 per saham.

Pada penutupan perdagangan bursa kemarin (31/8) harga saham TRST ditutup turun Rp4 ke Rp191

 

International Finance Corporation (IFC), anak usaha Bank Dunia, dikabarkan sedang menjajaki pembelian 10% saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) milik salah satu konsorsium.

Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan, keinginan IFC membeli saham DOID untuk investasi jangka penjang. Tata kelola perseroan dinilai cukup baik, karena itu pembelian saham DOID akan menguntungakan IFC.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin (30/8) harga saham DOID ditutup melemah Rp10 ke Rp810.

 
<< Mulai < Sebelumnya 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 44 dari 51