Rumor
Rumor 08 Maret 2011 PDF Cetak E-mail
Rabu, 09 Maret 2011 01:25

Saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) dikabarkan akan melonjak ke level Rp 600 per lembarnya. Ada apa?

Apresiasi NIKL terkait kinerja keuangan 2010 yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini didukung kontribusi dari tingginya permintaan pelat timah dan meningkatnya harga jual. Adapun peningkatan kinerja NIKL sudah tercermin dari naiknya harga saham KRAS beberapa hari terakhir.

 

PT Indofood CBP Tbk (ICBP) akan diuntungkan dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap US$ sebagai salah satu saham konsumsi.

Hsil riset Deutsche Bank mengungkapkan setiap penguatan 5% akan menopang laba bersih ICBP mencapai 25%. Jadi akan memberi peluang untuk mengoleksi saham ini.

 
Rumor 08 Maret 2011 PDF Cetak E-mail
Selasa, 08 Maret 2011 01:28

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengalami peningkatan penjualan pada tahun 2010 dan diuntungkan dengan nilai kurs rupiah.

Hasilnya, CPIN meraih laba Rp2,5 triliun yang melampaui estimasi konsensus sebesar Rp2,1 triliun. Dalam waktu dekat, perseroan juga akan membagikan dividen sebesar Rp150 per saham...

 

PT BW Plantations Tbk (BWPT) dikabarkan akan mengikuti program penawaran perkebunan kelapa sawit yang akan dilelang Bank Mandiri.

Saham BWPT diperkirakan akan menembus level Rp1.500-2.000. Apalagi perseroan juga seang mengincar beberapa perkebunan lainnya.

 
Rumor 04 Maret 2011 PDF Cetak E-mail
Jumat, 04 Maret 2011 01:33

Terkait dengan kinerja kuangan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) yang melonjak di tahun 2010, sejumlah bandar dikabarkan akan mengerek saham KRAS ke level Rp 1.300 dalam waktu dekat.

Pada transaksi kemarin, terlihat akumulasi beli yang signifikan terhadap saham KRAS dan ditutup menguat Rp 40 per lembar atau 3.88% dengan jumlah transaksi sebesar Rp 115,22 miliar.

"Selain itu, KRAS juga akan membangun pabrik baru untuk meningkatkan kapasitas produksinya," kata salah satu pelaku pasar

 
Rumor 02 Maret 2011 PDF Cetak E-mail
Rabu, 02 Maret 2011 01:22

Grup Salim dibakarkan akan menambah kepemilikan sahamnya di PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA).

Saham MASA saat ini menjadi buruan investor. Dengan rencana Grup Salim ini maka akan semakin mendorong keleluasaan perseroan dalam melakukan ekspansi. Apalagi kinerja 2010 diproyeksikan cukup positif. Saham MASA dikabarkan akan bergerak ke level Rp500 dalam waktu dekat.

 

Grup Astra dibakarkan segera menambah kepemilikan sahamnya di PT Bank Permata Tbk (BNLI) melalui Standard Chartered Bank London.

Dalam jangka pendek saham BNLI siap menuju Rp1.900 hingga Rp 2.000. Selain itu laba bersih tahun buku 2010 yang naik dua kali lipat dan rencana ekspansi di tahun ini ikut mendukung kenaikan saham BNLI.

 

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) sedang melakukan penawaran terhadap 8 hektare lahan cadangan (landbank) milik PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) di Rasuna Epicentrum senilai US$ 150 juta.

Menurut salah satu pelaku pasar, pembicaraan antara keduanya masih berlangsung dan hasilnya akan diumumkan sekitar pertengahan bulan Maret ini.

 
Rumor 01 Maret 2011 PDF Cetak E-mail
Selasa, 01 Maret 2011 01:26

Investor dapat mencermati saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) karena akan membagikan dividen sebesar Rp65 per saham pada Maret ini.

Perseroan juga akan melebarkan sayap dengan mencaplok bank kecil beraset Rp1 triliun. Aksi korporasi ini dengan menggandeng PT Jamsostek persero sehingga dapat terwujud dalam waktu dekat.

 

PT Jamsostek (Persero) dikabarkan bakal membeli sebagian saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Pembelian saham itu akan dilakukan melalui mekanisme non-preemptive rights issue sebesar 10%.

"Rencana ini menyusul tidak diperbolehkannya Jamsostek mencaplok Bank Bukopin (BBKP) oleh Kementerian BUMN," kata salah satu pelaku pasar, Senin (28/2/2011).

Menurutnya, Jamsostek menilai hal ini akan menguntungkan keduanya mengingat mayoritas peserta Jamsostek merupakan nasabah BTN. Ia menambahkan, harga saham BBTN berpeluang terdongkrak dengan adanya aksi korporasi tersebut.

Sejumlah bandar yang mendengar kabar ini tengah bersiap untuk menggiring saham BBTN hingga menuju Rp 1.650 dalam jangka menengah.

 

 

 
Rumor 28 Februari 2011 PDF Cetak E-mail
Senin, 28 Februari 2011 01:29

Saham PT Davomas Abadi Tbk (DAVO) dikerek ke Rp 200 seiring dengan nainya harga kakao dan coklat dunia menyusul gejolak politik yang terjadi di negara penghasil coklat terbesar di dunia, Tunisia.

Selain itu, menurut salah satu pelaku pasar, bertepatan dengan hari valentine penjualan perseroan terutama coklat akan mengalami peningkatan yang signifikan.

"Saham ini secara fundamental terlalu murah jika kita bandingkan dengan saham sejenis sudah. Apalagi laba bersih di 2010 melonjak dari rugi di 2009," kata si pelaku pasar tersebut

 

Saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) berpeluang terkerek hingga menuju level Rp500 dalam waktu dekat.

Peluang kenaikan harga saham NIKL ini terkait meningkatkan kinerja keuangan Perseroan di 2010. Selain itu, ada kabar perusahaan Jepang akan melakukan private placemnet juga ikut mendorong penguatan saham.

 
Rumor 25 Februari 2011 PDF Cetak E-mail
Jumat, 25 Februari 2011 01:05

Perusahaan minyak asal Australia, Woodside Petroleum dikabarkan berminat memiliki saham di PT Elnusa Tbk (ALSA).

Selain itu, penerbitan fixed rate notes (FRN) berjangka 5 tahun senilai US$50 juta untuk belanja modal (capex) diperkirakan juga ikut mendorong kenaikan saham ini.

Diperkirakan harga saham ELSA berpotensi menuju level Rp500 dalam waktu dekat.

 

PT CIMB Niaga Tbk (BNGA) berniat delisting dengan harga tender offer antara Rp 1.800-2.000 per lembar saham. Rencana go private ini dilakukan setelah CIMB Group masuk Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Dengan rencana go private ini BNGA akan melakukan tender offer di kisaran harga Rp 1.800-2.000 per lembar saham," kata salah satu pelaku pasar, Kamis (24/2/2011).

Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 11.20 waktu JATS, harga saham BNGA stagnan di level Rp 1.780 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 116 kali dengan volume 1.889 lot senilai Rp 1,68 miliar.

Seperti diketahui, CIMB Niaga akan melakukan voluntary delisting di BEI, sebelum induk usahanya, CIMB Group melakukan pencatatan ganda (dual listing).

 

 

Disclaimer: DWAC tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

 
Rumor 24 Februari 2011 PDF Cetak E-mail
Kamis, 24 Februari 2011 01:30

Kabar Jamsostek yang berencana membeli saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) setelah tidak diijinkan Kementerian BUMN mencaplok PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) berpeluang mendongkrak saham Perseroan.

Dikabarkan Jamsostek akan membeli saham BTN sebesar 10% melalui mekanisme non-preemptive rights issue. Jamsostek menilai hal ini akan menguntungkan keduanya mengingat mayoritas peserta Jamsostek merupakan nasabah BTN.

 
Rumor 23 Februari 2011 PDF Cetak E-mail
Rabu, 23 Februari 2011 01:30

PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dikabarkan akan melepas 3% sahamnya di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) ke pemilik Grup Para Chairul Tanjung.

Transaksi ini diisukan akan dilakukan Jemat mendatang di harga Rp1.850. Perseroan telah menunjuk UBS sebagai penasihat investasi. Setalah penjualan tersebut otomatis BHIT sudah tidak memiliki saham lagi di CMNP. Sebelumnya, BHIT dikabarkan juga telah melepas 12% sahamnya di CMNP ke Grup Para

 

Kabar PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) yang akan meluncurkan subdebt senilai Rp100 miliar berpeluang mengangkat saham ini menuju Rp700.

Kabar ini akan dimanfaatkan sejumlah broker untuk mengakumulasinya dalam waktu dekat. Apalagi Perseroan memberikan proyeksi kredit hingga mencapai 22% di 2011.

 
<< Mulai < Sebelumnya 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 34 dari 52