Ulasan Pasar
30 JUNI 2016 PDF Cetak E-mail
Kamis, 30 Juni 2016 05:42

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tajam pada awal perdagangan hari ini. IHSG langsung melesat di atas 2 persen.

Pada Kamis (30/6/2016) pagi, IHSG menguat 97,93 poin atau 2,01 persen menjadi 4.980,1. Selang beberapa waktu, IHSG langsung melejit 2,74 persen atau 133,79 poin menjadi 5.015,9.

Sementara LQ45 naik 21,83 poin atau 2,62 persen menjadi 855,68. Indeks MNC36 naik 6,43 poina tau 2,33 persen ke 282,14. Begitu juga JII naik 17,8 poin atau 1,66 persen ke 688,85.

Indeks utama Asia juga juga mayoritas menguat. Nikkei naik 102,12 poin atau 0,66 persen menjadi 15.668,95, Hang Seng naik 231,49 poin atau 1,13 persen menjadi 20.667,61 dan Strait Times naik 47,65 poin atai 1,68 persen ke 2.839.

Sektor pendukung indeks saham kompak menguat. Sektor manufaktur naik 2,48 persen, sektor tambang naik 0,88 persen, sektor infrastruktur naik 2,06 persen dan sektor keuangan naik 1,81 persen.

Saham yang menguat paling signifikan (top gainers), antara lain saham PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) [675 135 (+25,0%)] naik 25 persen atau Rp135 menjadi Rp675, saham PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) [505 97 (+23,8%)] naik 23,77 persen aau Rp97 menjadi Rp505 dan PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) [300 48 (+19,0%)] naik 19 persen atau Rp48 menjadi Rp300.

Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) [202 -18 (-8,2%)] turun 8,18 persen atau Rp18 menjadi Rp202, saham PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) [955 -25 (-2,6%)] turun 4 persen atau Rp40 ke Rp940 dan PT Panin Bank Tbk (PNIN) [645 20 (+3,2%)] turun 4 persen atau Rp25 menjadi Rp600.

 
22 JUNI 2016 PDF Cetak E-mail
Rabu, 22 Juni 2016 01:56

Bursa saham Asia hari ini dibuka variatif di tengah tren kenaikan indeks saham acuan di bursa saham Eropa dan AS, terangkat oleh sentimen positif jelang referendum kepastian keberadaan Inggris di Uni Eropa, Kamis besok.

Perdagangan saham hari ini diawali dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX Australia sebesar 0.25 persen pada sesi awal perdagangan, didorong kenaikan harga saham energi dan keuangan, didorong kenaikan harga minyak. Penguatan indeks sedikit mereda menjadi 0,21% (11,24 poin) ke level 5.285,60 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang anjlok 0,95% (-152,93 poin) ke posisi 16.016,18, setelah dibuka melorot 0,55%. Pelemahan yen terhadap dolar AS tidak mampu mendongkrak indeks lantaran harga saham-saham eksportir belum mampu menguat, terombang-ambing fluktuasi yen.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat dan berlanjut naik 0,45% menjadi 1.991,62. Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,55% ke level 20.553,94. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,20% di posisi 2.872,73.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dihadapkan pada pergerakan bursa saham global yang cenderung positif jelang referendum Brexit, Kamis besok, setelah kemarin berhasil berjaya di zona positif. Sejumlah analis memperkirakan, indeks akan berusaha melanjutkan pola penguatan jangka pendek menguji resistance psikologis di 4.900. Aksi beli bersih pemodal asing akan memperkuat laju indeks.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, pernyataan Fed untuk tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga dan memilih untuk berhati-hati, diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks. Di sisi lain penurunan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah akan menjadi sentimen negatif di pasar. IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat terbatas di rentang support 4.860 dan resistance 4.900.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: LPKR [LPKR 1,025 45 (+4,6%)] (Buy, Tp: Rp1.060, Support: Rp990), BWPT [BWPT 230 12 (+5,5%)] (Spec Buy, TP: Rp242, Support: Rp218), SCMA [SCMA 3,330 50 (+1,5%)] (Spec Buy, TP: Rp3.360, Support: Rp3.300), GGRM [GGRM 66,250 2850 (+4,5%)] (Spec buy, Tp: Rp69.000, Support: Rp63.500).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi bergerak menguat di tengah spekulasi bahwa Inggris akan tetap berada di Uni Eropa. Indeks ditutup menguat setelah berfluktuasi sepanjang perdagangan, didorong oleh penguatan saham emiten migas. Sementara itu, Ketua Federal Reserve Janet Yellen dalam pidatonya di depan anggota parlemen mengisyaratkan kehati-hatian pada prospek ekonomi AS. Yellen mengatakan prospek perlambatan pertumbuhan produktivitas tidak dapat dikesampingkan, dan terdapat beberapa potensi ancaman terhadap perekonomian dari luar AS, termasuk dari ketidakpastian China dan Brexit.

Dow Jones Industrial Average menguat 0,14% (24,86 poin) menjadi 17.829,73.
S&P 500 naik 0,27% (5,65 poin) ke level 2.088,90.
Nasdaq Composite bergerak positif 0,14% (6,55 poin) di posisi 4.843,76.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,58% menjadi US$23,60

Bursa saham Eropa tadi malam ditutup menguat di tengah optimisme bahwa warga Inggris akan memilih tetap pada Uni Eropa pada referendum 23 Juni mendatang. Euro melemah setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bank sentral memiliki rencana jika isu Brexit memicu gejolak yang mengancam prospek ekonomi di kawasan ini. Penurunan harga minyak, sebelum API merilis data perkiraan persediaan minyak AS, menekan harga saham energi.

FTSE 100 London menguat 0,36% (22,55 poin) menjadi 6.226,55.
DAX 30 Frankfurt naik 0,54% (53,52 poin) ke level 10.015,54.
CAC 40 Paris melaju 0,61% (26,48 poin) ke posisi 4.367,24.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi menguat setelah investor mencerna pidato semi tahunan pimpinan The Fed di depan Komite Perbankan Senat AS. Yellen menegaskan, sebelum melakukan pengetatan moneter, The Fed harus yakin bahwa pertumbuhan eekonomi AS dan penyerapan tenaga kerja sudah meningkat kembali dan tak ada kejutan dari hasil referendum di Inggris. Pasar juga mencermati referendum Inggris yang akan digelar Kamis besok, hasil jajak pendapat sementara pendukung Brexit lebih sedikit lebih rentah dibanding pendukung Inggris tetap di Uni Eropa. Indeks dolar yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju mitra dagang AS naik 0,5% menjadi 94,12.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1257

0.0015

+0.13%

7:13 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.4663

0.0011

+0.08%

7:13 PM

Yen (USD-JPY)

104.74

-0.01

-0.01%

7:13 PM

Yuan (USD-CNY)

6.5910

0.009

+0.14%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,247.00

-5.00

-0.04%

4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 21/6/2016  (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York dan London, pagi tadi bergerak menguat setelah data rilis data American Petroleum Institute yang menunjukkan penurunan persediaan minyak AS yang lebih besar dari perkiraan. Harga minyak sempat melorot sebelum rilis data API, tertekan oleh spekulasi hasil referendum Inggris. Para investor minyak juga mengkhawatirkan kemungkinan penurunan pasokan global akibat krisis ekonomi di Venezuela, penghasil 2,37 juta barel minyak per hari.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Agustus naik 28 sen menjadi US$50,24 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Aguustus naik 35 sen menjadi US$50,95 per barel..

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi kembali ditutup melemah, terpengaruh oleh tren kenaikan di bursa saham global dan ekspektasi bahwa Inggris tidak akan keluar dari Uni Eropa. Harga emas mengalami tekanan lebih lanjut oleh pidato pimpinan The Fed yang menunjukkan keyakinannya bahwa kebijakan moneter yang berhati-hati tetap sesuai untuk perekonomian AS saat ini, sambil menunggu konfirmasi bahwa pemulihan ekonomi AS sudah berada di jalurnya. Para pedagang sedang menunggu rilis laporan klaim pengangguran mingguan dan laporan penjualan rumah baru, Kamis, serta laporan pesanan barang-barang tahan lama, Jumat.

Harga emas untuk pengiriman Agustus turun US$19,60 (-1,52%) menjadi US$1.272,50 per ounce.
Harga emas di pasar spot turun 1,8% menjadi US$1.266,55 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

Sumber: ipotnews

 
17 Juni 2016 PDF Cetak E-mail
Jumat, 17 Juni 2016 05:48

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju ke zona positif pada transaksi pagi ini (17/6). Berdasarkan data RTI, pada pukul 09.18 WIB, indeks mencatatkan kenaikan 0,26% menjadi 4.827,16.

Kendati demikian, investor asing terlihat melepas kepemilikannya atas saham-saham Indonesia. Di seluruh market, nilai bersih penjualan asing (net sell) sebesar Rp 28,6 miliar. Sedangkan net sell asing di pasar reguler sebesar Rp 33,6 miliar.

Kenaikan indeks disokong lompatan 130 saham. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 40 saham dan 64 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 669,489 juta saham dengan nilai transaksi Rp 564,485 miliar.

Setidaknya, ada delapan sektor yang melaju. Adapun tiga sektor dengan kenaikan terbesar di antaranya: sektor konstruksi naik 1,51%, sektor infrastruktur naik 0,37%, dan sektor agrikultur naik 0,39%.

Saham-saham indeks LQ 45 yang menghuni jajaran top gainers sesi pagi di antaranya: PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) [1,640 55 (+3,5%)] naik 2,84% menjadi Rp 1.630, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) [64,775 1425 (+2,2%)] naik 2,49% menjadi R 64.925, dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) [560 20 (+3,7%)] nak 2,78% menjadi Rp 555.

Sedangkan posisi top losers indeks LQ 45 dihuni oleh: PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) [6,475 -100 (-1,5%)] turun 1,9% menjadi Rp 6.450, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) [805 -40 (-4,7%)] turun 1,18% menjadi Rp 835, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) [12,850 -150 (-1,2%)] turun 0,58% menjadi Rp 12.925.

Menurut Kepala Riset Daewoo Securities Taye Shim, pergerakan positif IHSG didorong oleh beberapa faktor. Pertama, langkah BI menurunkan suku bunga acuan sebesar 25bps menjadi 6,5%. "Ini sejalan dengan ekspektasi kami," jelasnya.

Kedua, IHSG menguji teknikal rebound hari ini sebagaimana konsensus pasar. Selain itu, kekhawatiran Brexit cenderung melunak. Hasil polling Oddschecker menunjukkan probabilitas Inggris meninggalkan Uni Eropa merosot ke 38,1% kemarin.

Asia pun sumringah

Bursa Asia dibuka reli setelah kampanye mengenai keanggotaan Inggris di Uni Eropa dihentikan sementara waktu menyusul terbunuhnya politisi wanita Inggris.

Mengutip data yang dihimpun Bloomberg, pada pukul 09.30 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6%, rebound dari level terlemah tahun ini.

Sementara itu, indeks Topix Jepang melaju 1,4%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,8%, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,4%, dan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru tak banyak mencatatkan perubahan.

Sejumlah analis menilai, kenaikan pasar saham global dan Asia akibat adanya perubahan spekulasi bahwa Inggris akan tetap menjadi anggota Uni Eropa. Perubahan ini dipicu oleh terbunuhnya anggota parlemen dari Partai Buruh Jo Cox saat menemui konstituen di wilayah pemilihannya.

Meski demikian, ada juga analis yang berpendapat, kenaikan pasar saham dipicu oleh penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir.

http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-dibuka-positif-namun-asing-catat-net-sell

 
15 JUNI 2016 PDF Cetak E-mail
Rabu, 15 Juni 2016 03:15

Bursa saham Asia pagi ini (15/6) kembali dibuka melemah, melanjutkan aksi jual di bursa saham Eropa dan AS, tertekan sentimen negatif Brexit di tengah penantian hasil rapat kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS hari ini, dan bank sentral Jepang, besok.

Analis memperkirakan, tekanan di bursa saham Asia akan meningkat, terpengaruh oleh keputusan penyedia indeks saham MSCI yang menunda memasukkan saham-saham China daratan dalam perhitungan indeks utama MSCI emerging market.

Indeks ASX 200 Australia dibuka melorot, turun 0,55 persen pada sesi awal perdagangan tertekan penurunan harga saham emiten energi dan komoditas berbasis sumber daya alam, seiring penurunan harga komoditas global. Pelemahan indeks berlanjut turun 0,57% (-29,46 poin) menjadi 5.173,80 pada pukul 8:30 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang juga melemah 0,21% (-33,70 poin) ke level 15.825,30, setelah dibuka merosot 0,54% pada awal perdagangan, terdampak pergerakan nilai tukar yen terhadap dolar AS yang terus menguat, menekan harga saham-saham eksportir.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,32 persen, dan berlanjut melemah 0,20% di posisi 1.968,02.Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka anjlok 1,11% ke level 20.161,01. Indeks Shanghai Composite, China merosot 0,97% menjadi 2.814,69.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali dihadapkan pada tekanan aksi jual di bursa saham global, setelah kemarin bergerak bervariasi dan berakhir di zona hijau. Sejumlah analis memperkirakan, IHSG akan kembali melanjutkan skenario kenaikan jangka pendek, cenderung menguat ditopang aliran masuk investor asing. Namun aksi wait and see jelang rilis hasil rapat kebijakan The Fed dan Bank Indonesia, akan menyebabkan bervariasinya pergerakan indeks.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, pelemahan indeks bursa saham Wall Street dan harga minyak akan menjadi sentimen negatif bagi indeks. Rilis data ekspor dan impor BPS yang diperkirakan surplus pada siang ini akan menjadi angin segar bagi indeks. IHSG diprediksi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di rentang support 4.795 dan resistance 4.850.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ASII [ASII 6,625 -75 (-1,1%)] (Spec Buy, TP: Rp6.850, Support: Rp6.550), CTRA [CTRA 1,340 -10 (-0,7%)] (Spec Buy, TP: Rp1.395, Support: Rp1.305), MLPL [MLPL 356 8 (+2,3%)] (SoS, TP: Rp368-388, Support: Rp328), UNVR [UNVR 43,300 -200 (-0,5%)] (Spec Buy, TP: Rp44.175, Support: Rp42.825)

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir melemah, memasuki hari keempat berturut-turut, terpanjang sejak Februari lalu. Pasar menunggu kelanjutan sikap Inggris di Uni Eropa dan pengumuman hasil rapat kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) hari ini. Harga saham emiten terkait minyak meloroot, tertekan kejatuhan harga minyak global, dan diikuti dengan turunnya harga saham emiten jasa keuangan. Rilis data penjualan ritel AS untuk periode Mei yang menunjukkan kenaikan lebih dari ekspektasi sebesar 0,5%, kenaikan harga impor 1,4%, dan ekspor 1,1%, tak mampu mendongkrak indeks saham acuan Wall Street.

Dow Jones Industrial Average turun 0,33% (-57,66 poin) menjadi 17,674.82.
S&P 500 melemah 0.18% (-3,74 poin) ke level 2.075,32.
Nasdaq Composite susut 0,10% (-4,89 poin) di posisi 4.843,55..

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,04% menjadi US$22,72.

Bursa saham Eropa tadi malam juga ditutup melemah, nyaris menyentuh level terendah dalam empat bulan, terpengaruh spekulasi bahwa Inggris akan memilih untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit) dan para trader menanti hasil rapat bank sentral Jepang, Inggris, AS dan Bank Sentral Eropa. Kekhawatiran akan terjadinya Brexit juga berdampak pada kejatuhan harga minyak dan harga komoditas yang berlanjut pada kejatuhan harga saham berbasis sumber daya alam dan perbankan. Investor memindahkan dananya ke aset-aset safe haven, seiring meningkatnya ketidakpastian.

FTSE 100 London terperosok 2,01% (-121,44 poin) di posisi 5.923,53.
DAX 30 Frankfurt terpeleset 1,43% (-138,24 poin) ke level 9.519,20.
CAC 40 Paris terjungkal 2,29% (-96,69 poin) menjadi 8.126,70.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup dengan mencatatkan penguatan, ditopang oleh rilis sejumlah data ekonomi AS yang positif. Rilis data awal penjualan ritel dan makanan AS untuk periode Mei meningkat 0,5 persen dari bulan sebelumnya menjadi US$455,6 miliar, mengalahkan konsensus pasar sebesar 0,3 persen. Pasar sudah tidak memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada Juni ini, namun tetap menunggu hasil rapat bank sentral AS dan Jepang, pekan ini. Kurs yen Jepang dan franc Swiss terhadap dolar AS menguat, seiring keluarnya investor dari bursa ekuitas global. Indeks dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju mitra dagang AS, naik 0,56 persen menjadi 94,891.  

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1210

0.0003

+0.03%

7:15 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.4112

-0.0002

-0.01%

7:15 PM

Yen (USD-JPY)

106.04

-0.07

-0.07%

7:16 PM

Yuan (USD-CNY)

6.5970

0.0114

+0.17%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

13,392.50

94.50

+0.71%

4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 15/6/2016 (ET)

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York dan London, hingga pagi tadi bergerak melemah, dan ditutup dengan membukukan penurunan memasuki hari keempat berturut-turut. Laporan bulanan Badan Energi Internasional (EIA) memperkirakan permintaan minyak mentah global tumbuh 1,3 juta barel per hari pada tahun ini dan tahun depan, didorong oleh harga yang relatif rendah. Meski begitu, IEA memperingatkan, akan adanya persediaan yang sangat besar yang terus membayangi pasar, sehingga akan memperlemah prospek peningkatan signifikan pada harga minyak. Analis mengatakan, isu Brexit, membuat investor menhan diri untuk membeli minyak, kendati IEA memproyeksikan kondisi pasar minyak yang lebih baik.

Harga minyak WTI untuk penyerahan Juli turun 39 sen (-0,8%) menjadi US$48,49 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun 52 sen (-1,1%) menjadi US$49,83 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, investor memburu emas sebagai safe haven di tengah spekulasi potensi Brexit, bersiap-siap jelang hasil rapat FOMC hari ini yang diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Namun, kenaikan indeks dolar meredam kenaikan harga emas.

Harga emas untuk pengiriman Agustus naik US$1,20 (0,09%) menjadi US$1.288,10 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,14% menjadi US$1.285,46 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)

 
14 JUNI 2016 PDF Cetak E-mail
Selasa, 14 Juni 2016 04:15

Pergerakan pasar saham Indonesia berhasil keluar dari tekanan pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 13 poin atau 0,28 persen ke 4.820.

Pagi ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp111,7 miliar dari 277,08 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 2 poin atau 0,33 persen ke 822, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,4 poin atau 0,06 persen ke 653, indeks IDX30 naik 0,1 poin atau 0,03 persen ke 432, dan indeks MNC36 naik 0,1 poin atau 0,05 persen ke 268.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, dengan sektor konsumsi naik paling tinggi 0,95 persen. Sementara sektor perdagangan turun 0,18 persen.

Di Asia, indeks Nikkei turun 230 poin atau 1,44 persen menjadi 15.788, indeks Hang Seng turun 35 poin atau 0,17 persen menjadi 20.477, indeks Shanghai SSE naik 6 poin atau 0,23 persen ke 2.839, dan indeks Straits Times turun 0,05 persen menjadi 2.783.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) [68,750 850 (+1,3%)] naik Rp900 ke Rp68.800, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) [43,300 300 (+0,7%)] naik Rp175 ke Rp43.175, dan saham PT Ultra Jaya Milk Tbk (ULTJ) [4,130 110 (+2,7%)] naik Rp130 ke Rp4.150.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) [14,475 -425 (-2,9%)] turun Rp275 menjadi Rp14.625, saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) [11,000 -300 (-2,7%)] turun Rp200 menjadi Rp11.100, dan saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) [18,800 0 (+0,0%)] turun Rp75 menjadi Rp18.725.

http://economy.okezone.com/read/2016/06/14/278/1414440/ihsg-4-820-saham-ggrm-dan-unvr-kembalikan-indeks-ke-jalurnya

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 2 dari 137