Ulasan Pasar
Market Review 26 Februari 2013 PDF Cetak E-mail
Selasa, 26 Februari 2013 00:30

IHSG ditutup naik 44,984 poin (0,97%) ke level 4.696,107, sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 11,358 poin (1,43%) ke level 805,650. Kenaikan ini didukung oleh saham-saham unggulan seperti saham sektor perbankan, otomotif, semen dan telekomunikasi.  Transaksi asing  tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 417,8 miliar.  Sementara kurs Rupiah terhadap US$ melemah tipis pada posisi Rp 9.703 per US$ dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.700 per US$. Tekanan indeks bursa  Wall Street tadi malam, berpotensi menekan IHSG karena masalah pemotongan anggaran AS secara otomatis serta concern terhadap pemilu di Italia yang akan berpengaruh terhadap masalah utang di Eropa. IHSG bersifat buy on weakness.

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (Review Market 26 Februari 2013.pdf)Review Market 26 Februari 2013.pdf 53 Kb02/26/13 00:31
Selanjutnya...
 
Market Review 22 Februari 2013 PDF Cetak E-mail
Jumat, 22 Februari 2013 00:40

IHSG ditutup turun tipis 2,047 poin (0,04%) ke level 4.632,404, walau sempat turun 17 poin. Sementara Indeks LQ45 juga ditutup turun tipis 0,284 poin (0,04%) ke level 790,711. Penurunan ini, karena sentimen dari pengaruh penurunan Wall Street, terkait perdebatan buy back asset senilai US$85 miliar perbulan, serta penghematan anggaran AS per 1 Maret ini. Investor  asing membukukan transaksi net buy Rp. 761,9 miliar. Sementara kurs melemah ke posisi Rp 9.700 per US$  dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 9.679 per US$. Trend turunnya indeks bursa global, akibat berbagai data ekonomi dan kebijakan diperkirakan akan menekan IHSG juga, sehingga IHSG bersifat sell on strength.

Di Asia, potensi penghentian atau pengurangan stimulus oleh bank sentral AS, ikut menekan mayoritas indeks bursa regional ini. Hal ini dikhawatirkan akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.  Indeks Komposit Shanghai anjlok 71,23 poin (2,97%) ke level 2.325,95.  Indeks Hang Seng turun 400,74 poin (1,72%) ke level 22.906,67.  Indeks Nikkei 225 menurun  159,15 poin (1,39%) ke level 11.309,13.  Indeks Straits Times turun 26,04 poin (0,79%) ke level 3.282,85. Kopsi turun 9.42 poin (0,47%) ke level 2.015,22.

Di Eropa, indeks bursa saham Eropa melemah. Pelemahan ini seiring bursa AS yang berakhir negatif setelah sentimen Fed dari hasil pertemuan bulanan. Bank sentral AS itu terjadi perbedaan pandangan tentang program pembelian obligasi.Aksi jual terjadi setelah Fed mengisyaratkan tidak akan melanjutkan program pembelian aset lagi.  Sementra sebuah laporan Markit tentang aktivitas bisnis zona euro menunjukkan indeks pembelian manajer (PMI)-nya mencapai titik terendah dalam dua bulan di 47,3 pada Februari, turun dari 48,6 pada bulan sebelumnya. Indeks FTSE turun 1,62%,  indeks CAC tergerus 2,29% dan indeks DAX lebih rendah 1,88%

Indeks Dow Jones melemah 0,3% ke 13.880,62 dan  indeks S&P melemah 0,6% ke 1.502,42. Sedangkan untuk indeks Nasdaq turun 1% ke 3.131,49. Penurunan ini, karena Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan klaim pengangguran awal naik menjadi 362.000 dalam pekan yang berakhir 16 Februari, lebih besar dari perkiraan analis 358.000. Sementra sebuah laporan Markit tentang aktivitas bisnis zona euro menunjukkan indeks pembelian manajer (PMI)-nya mencapai titik terendah dalam dua bulan di 47,3 pada Februari, turun dari 48,6 pada bulan sebelumnya. Sementara  risalah pertemuan Federal Reserve terakhir menunjukkan beberapa anggota mendukung pengurangan pembelian obligasi 85 miliar dolar AS per bulan

Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 4.585 – 4.665, dengan pola pergerakan bersifat sell on strength. Beberapa saham yang dapat diperhatikan antara lain BBKP, BBNI, BMRI,  BKSL, MLPL, LPCK, VIVA,  PGAS,  LPKR,   AISA,  KLBF,  BSDE,  MDLN,  PNBN, DILD,  COWL,  APLN dan  DOID

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (Review Market 22 Februari 2013.pdf)Review Market 22 Februari 2013.pdf 53 Kb02/22/13 00:45
 
Market Review 21 Februari 2013 PDF Cetak E-mail
Kamis, 21 Februari 2013 00:33

Pada perdagangan Rabu (20/2/2013), IHSG ditutup menguat 32,389 poin (0,70%) ke level 4.634,451, setelah saham-saham sektor property dan sebagian perbankan mengalami kenaikan. Sementara Indeks LQ45 naik 4,326 poin (0,55%) ke level 790,995. Kenaikan ini juga didukung sentimen kenaikan indeks bursa saham global, yang juga kebanyakan ditutup naik. Investor asing membukukan transaksi net buy Rp. 272,1 miliar. Sementara kurs Rupiah terhadap US$ menguat ke posisi Rp. 9.679 dibanding  posisi Rp 9.704 per US$ hari sebelumnya. Turunnya indeks bursa Wall Street, karena risalah meeting FOMC, yang mengindikasikan pengurangan pembelian kembali aset, menjadi efek buruk bagi IHSG. Tetapi beberapa saham masih kuat minat beli, sehingga bersifat buy on weakness.

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (DWAC Daily 21 Februari 2013.pdf)DWAC Daily 21 Februari 2013.pdf 140 Kb02/21/13 00:33
Selanjutnya...
 
Market Review 20 Februari 2013 PDF Cetak E-mail
Rabu, 20 Februari 2013 00:33

IHSG mengalami konsolidasi, karena profit taking yang dilakukan investor, karena saham-saham sudah dalam kondisi overbought, dan minimnya katalis positif di pasar. Sementara, sebagian indeks bursa saham Asia memicu tekanan jual investor. IHSG ditutup turun 9,984 poin (0,22%) ke level 4.602,062, setelah sebelumnya sempat turun diatas 25 poin. Indeks LQ45 turun 2,539 poin (0,32%) ke level 786,669. Saham-saham group bakrie dan lippo mendominasi perdagangan kemarin, walau sudah mulai terlihat kejenuhan investor disana. Investor asing membukukan transaksi net buy Rp. 722,3 miliar. Sementara kurs Rupiah terhadap US$ melemah ke posisi Rp. 9.704 dibanding  posisi Rp 9.665 per US$ hari sebelumnya. Perdagangan hari ini diperkirakan bersifat sell on strength, walau Wall Street ditutup positif.  Saham-saham group Bakrie, Lippo dan MNC, diperkirakan masih menjadi fokus transaksi.

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (Review Market 20 Februari 2013.pdf)Review Market 20 Februari 2013.pdf 54 Kb02/20/13 00:34
Selanjutnya...
 
Market Review 19 Februari 2013 PDF Cetak E-mail
Selasa, 19 Februari 2013 00:33

Pada perdagangan  kemarin, IHSG naik tipis 2,260 poin (0,05%) ke level 4.612,046. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,607 poin (0,08%) ke level 789,208. Hal ini karena minimnya insentif positif dipasar yang bisa menggerakkan pasar. Saham-saham group bakrie mendominasi perdagangan kemarin, seiring rencana transaksi pembelian kembali saham BUMI dari BUMI Plc, dan terkaitannya.  Transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 483,3 miliar.  Kurs Rupiah terhadap US$ relatif stabil pada posisi Rp 9.665 per US$. Perdagangan hari ini diperkirakan masih didominasi saham-saham group Bakrie, Lippo dan MNC, menyusul beberapa berita terkait dengan mereka, namun sifat masih sell on strength.

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (Review Market 19 Februari 2013.pdf)Review Market 19 Februari 2013.pdf 53 Kb02/19/13 00:34
Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 6 dari 137