Market Review 22 Februari 2013 Cetak
Jumat, 22 Februari 2013 00:40

IHSG ditutup turun tipis 2,047 poin (0,04%) ke level 4.632,404, walau sempat turun 17 poin. Sementara Indeks LQ45 juga ditutup turun tipis 0,284 poin (0,04%) ke level 790,711. Penurunan ini, karena sentimen dari pengaruh penurunan Wall Street, terkait perdebatan buy back asset senilai US$85 miliar perbulan, serta penghematan anggaran AS per 1 Maret ini. Investor  asing membukukan transaksi net buy Rp. 761,9 miliar. Sementara kurs melemah ke posisi Rp 9.700 per US$  dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 9.679 per US$. Trend turunnya indeks bursa global, akibat berbagai data ekonomi dan kebijakan diperkirakan akan menekan IHSG juga, sehingga IHSG bersifat sell on strength.

Di Asia, potensi penghentian atau pengurangan stimulus oleh bank sentral AS, ikut menekan mayoritas indeks bursa regional ini. Hal ini dikhawatirkan akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.  Indeks Komposit Shanghai anjlok 71,23 poin (2,97%) ke level 2.325,95.  Indeks Hang Seng turun 400,74 poin (1,72%) ke level 22.906,67.  Indeks Nikkei 225 menurun  159,15 poin (1,39%) ke level 11.309,13.  Indeks Straits Times turun 26,04 poin (0,79%) ke level 3.282,85. Kopsi turun 9.42 poin (0,47%) ke level 2.015,22.

Di Eropa, indeks bursa saham Eropa melemah. Pelemahan ini seiring bursa AS yang berakhir negatif setelah sentimen Fed dari hasil pertemuan bulanan. Bank sentral AS itu terjadi perbedaan pandangan tentang program pembelian obligasi.Aksi jual terjadi setelah Fed mengisyaratkan tidak akan melanjutkan program pembelian aset lagi.  Sementra sebuah laporan Markit tentang aktivitas bisnis zona euro menunjukkan indeks pembelian manajer (PMI)-nya mencapai titik terendah dalam dua bulan di 47,3 pada Februari, turun dari 48,6 pada bulan sebelumnya. Indeks FTSE turun 1,62%,  indeks CAC tergerus 2,29% dan indeks DAX lebih rendah 1,88%

Indeks Dow Jones melemah 0,3% ke 13.880,62 dan  indeks S&P melemah 0,6% ke 1.502,42. Sedangkan untuk indeks Nasdaq turun 1% ke 3.131,49. Penurunan ini, karena Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan klaim pengangguran awal naik menjadi 362.000 dalam pekan yang berakhir 16 Februari, lebih besar dari perkiraan analis 358.000. Sementra sebuah laporan Markit tentang aktivitas bisnis zona euro menunjukkan indeks pembelian manajer (PMI)-nya mencapai titik terendah dalam dua bulan di 47,3 pada Februari, turun dari 48,6 pada bulan sebelumnya. Sementara  risalah pertemuan Federal Reserve terakhir menunjukkan beberapa anggota mendukung pengurangan pembelian obligasi 85 miliar dolar AS per bulan

Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 4.585 – 4.665, dengan pola pergerakan bersifat sell on strength. Beberapa saham yang dapat diperhatikan antara lain BBKP, BBNI, BMRI,  BKSL, MLPL, LPCK, VIVA,  PGAS,  LPKR,   AISA,  KLBF,  BSDE,  MDLN,  PNBN, DILD,  COWL,  APLN dan  DOID

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (Review Market 22 Februari 2013.pdf)Review Market 22 Februari 2013.pdf 53 Kb02/22/13 00:45