Market Review 14 Februari 2013 PDF Cetak E-mail
Kamis, 14 Februari 2013 00:34

IHSG ditutup menguat 23,325 poin (0,51%) ke level 4.571,568 pada persdagangan kemarin. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 4,386 poin (0,56%) ke level 784,914. Sentimen positif seperti, penyataan  Obama soal rencana dibukanya perdagangan bebas AS-Uni Eropa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, stimulus ekonomi serta antisipasi laporan keuangan emiten, menjadi penyebab kenaikan IHSG. Transaksi investor asing  tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 470,1 miliar.  Kurs Rupiah terhadap US$ melemah keposisi Rp 9.640 per US$ dari hari sebelumnya Rp. 9.625 per US$. Hari ini, IHSG masih terbuka peluang untuk naik,  namun rentan terhadap profit taking. Sell on strength.


Di Asia, indeks bursa saham China, Hong Kong dan Taiwan masih libur hari raya Imlek, sementara beberapa bursa ditutup naik.  Indeks Nikkei 225 melemah 117,71 poin (1,04%) ke level 11.251,41. Indeks Straits Times menguat 30,76 poin (0,94%) ke level 3.301,06.  Indeks KOSPI naik 30,28 poin (1,56%) ke level 1.976,07

Di Eropa, indeks bursa Eropa bergerak menguat. Indeks  FTSE naik 0,33%, indeks DAX naik 0,67%, indeks CAC naik 0,32%, indeks AEX melemah 0,1%, indeks BEL naik 0,6%, indeks IBEX naik 0,8%. Kenaikan indeks setelah mendapat dukungan dari data industri Eropa dan data ritel dari AS.

Bursa saham AS pada Kamis (14/2/2013) dini hari tadi berakhir lebih rendah. Indeks Dow Jones melemah 0,2% ke 13.982,91 seiring pelemahan saham McDonald dan saham General Electric. Indeks S&P naik tipis 0,06%ke 1.520,23 dan sempat menyentuh level tertinggi sejak Desember 2007. Sedangkan Nasdaq naik 0,3% ke 3.196,88. Data penjualan ritel naik 0,1% pada bulan Januari menjadi US$416,6 miliar yang sudah menanggung beban kenaikan pajak dan kenaikan harga bensin. Untuk impor naik 0,6% pada bulan Januari sebagai kenaikan pertama sejak Oktober 2012. Hal ini didukung kenaikan haga BBM. Untuk ekspor naik 0,3%.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 4.526 – 4.620, dengan pola pergerakan bersifat sell on strength. Beberapa saham yang dapat diperhatikan antara lain  PGAS,  LPKR, BMRI,  JPFA,  MLPL,  LPLI, KLBF,  KIJA,  CTRA,  CTRP,  AISA,  SMCB,  BSDE,  SSIA,  AKRA, DKFT,  BRAU, BUMI, WSKT, MNCN, ASGR  dan MAIN

 

Attachments:
FileDeskripsiFile sizeTerakhir Diubah
Download this file (Review Market 14 Februari 2013.pdf)Review Market 14 Februari 2013.pdf 54 Kb02/14/13 00:35