Company Review PGAS

Catatan laporan keuangan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk adalah bahwa Perusahaan telah berhasil meningkatan kinerja bukan saja dari pendapatan usaha, namun juga telah dapat menekan beban bunga. Di satu sisi pendapatan penjualan naik tipis sehingga membuat pendapatan usaha hanya  naik 6%. Namun dengan berkurangnya beban bunga dan malah ada tambahan selisih kurs, maka pendapatan sebelum pajak meningkat dari Rp. 1,87 T menjadi Rp. 2,45 T pada periode Q1-2009 ke Q1-2010.

Sementara hal-hal lain diluar itu hampir tetap, Laba bersih Q1-2010 meningkat menjadi Rp 1,771 triliun atau naik sekitar 45% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar Rp 1,22 triliun.

Perusahaan saat ini memfokuskan pada peningkatan penjualan gas untuk dalam negeri dari 721 MMSCFD ke 841 MMSCFD untuk mendukung industri dan konsumsi bagi pembangkit tenaga listrik dalam negeri.

Dari sisi valuasi dengan ekspektasi EPS tahun 2010 (2010E) sebesar Rp. 273/saham, dan ekpektasi pertumbuhan hampir sama dengan pertumbuhan tahun lalu, maka fair value saham akan berkisar di Rp. 4.300.

Dari sisi teknikal dan grafik harga, fair price tadi sudah mencapai dengan haga tertinggi mencapai Rp. 4.400 pada tanggal 25 Maret 2010 lalu. Dengan demikian hanya ada sedikit potensi upside sebelum ada perubahan baru di sisi finansial pada Q2 2010 atau ada indikasi bahwa EPS tahun 2010 meningkat.

Project terbaru dari Perusahaan adalah Tender EPC FSRT Semester II di Jawa Barat dan Sumatera Utara, selain mencari pasok tambahan gas baru yang dapat dialirkan. Operator terminal di Jawa Barat ini akan dilakukan oleh PT Nusantara Regas, Joint Venture Company antara PGN dan Pertamina.